5 Langkah Counseling Agar Kepercayaan Diri Pekerja Kembali

5 Langkah Counseling Agar Kepercayaan Diri Pekerja Kembali

Adakalanya seorang karyawan mengalami penurunan kinerja karena rasa percaya diri yang dimiliki menurun. Saat tidak ditangani dengan baik, salah satu akibat yang bisa diderita perusahaan adalah penurunan rerata produktivitas. Untuk mengatasi hal ini, seorang HRD maupun kepala divisi perlu melakukan teknik counselling yang berkesinambungan dengan urutan langkah, seperti:

Atur suasana nyaman
Kebanyakan karyawan akan merasa tegang ketika dipanggil sendirian oleh atasan atau bagian HRD dalam sebuah perusahaan, oleh karena itu ciptakanlah suasana yang nyaman dengan memutar musik klasik di ruangan selama waktu counselling atau memulainya dengan pembicaraan ringan seperti apa saja yang sudah dicapai karyawan bersangkutan dihari pemanggilan.

counseling

Teknik hear and care
Umumnya seorang karyawan yang sedang memiliki masalah, hanya ingin didengar dan diperhatikan keluhannya, karena kadang dirinya sendiri merasa belum mampu mengambil keputusan yang tepat. Dalam hal inilah seorang HRD atau pempimpin divisi perlu menjalankan proses hear and care yang membuat karyawan bersangkutan yakin bahwa masalah yang sedang dihadapi bisa diselesaikan dengan baik.

  • Cari masukan dari karyawan yang bersangkutan maupun pihak lain terkait tentang masalah yang sedang terjadi.
  • Mendengarkan cerita dan pembelaan dari karyawan yang bersangkutan tanpa kesan menghakimi terlebih dahulu.
  • Menanggapi dengan empati dan simpati yang menenangkan karyawan sebelum diajak ke proses counselling lanjutan.

Cari penyebab
Dari cerita yang diperoleh, cari penyebab utama yang menimbulkan masalah pada karyawan yang bersangkutan dan pilih beberapa alternatif solusi yang bisa didiskusikan bersama. Saat menemukan penyebabnya, jangan langsung membuat penilaian negatif dan “judgement” seolah karyawan yang bersangkutan telah melakukan kesalahan fatal.

Bertanya ide solusi dan membantu memutuskan
Pastikan karyawan bermasalah yang sedang diajak berdiskusi memberikan feedback positif dari semua pertanyaan yang diajukan kepadanya dan mencoba bertanya ide solusi yang muncul dari sudut pandangnya. Tanya alasan mengapa dirinya mengemukakan solusi tersebut dan ajak karyawan tersebut untuk ikut memikirkan adakah dampak untuk divisi atau karyawan lain di kemudian hari. Setelah diskusi selesai, bantu karyawan yang bersangkutan untuk memutuskan solusi yang paling sesuai untuk masalah yang terjadi baik solusi jangka pendek maupun jangka panjang. Saat memutuskan solusi, tetap tekankan pada karyawan yang bersangkutan bahwa kejadian yang sama akan lebih baik jika tidak terulang.

Follow up keputusan
Setelah proses diskusi selesai, lakukan follow up secara berkala dengan metode seperti:

  • Meminta karyawan yang bersangkutan untuk membuat pelaporan berkala dengan poin detail yang sudah didiskusikan sebelumnya.
  • Meminta karyawan yang bersangkutan untuk membuat catatan permasalahan yang mungkin terjadi setelah diskusi dan membantu memberi saran alternatif jalan keluar yang bisa dilakukan.
  • Tingkatkan rasa percaya diri karyawan dengan memberi kepercayaan penuh untuk berimprovisasi terhadap tantangan yang ada di lapangan.