MENGELOLA HUBUNGAN INDUSTRIAL YANG HARMONIS. WA : 0899-8121-246
Daftar SegeraJadwal Training Lengkap 2018
Jadwal Training Pelatihan :

MENGELOLA HUBUNGAN INDUSTRIAL YANG HARMONIS

MENGELOLA HUBUNGAN INDUSTRIAL YANG HARMONIS

Tanggal
Kamis, 26-08-2010 – Jum’at, 27-08-2010

Jam Pelaksanaan
09.00-16.00

Tempat
Harris Hotel Tebet / Aryaduta Hotel Semanggi

Pembicara / Fasilitator
SAIFUDIN BACHRUN
Saifudin Bachrun got academic for Chemical Analysis of Department of Industry Republic of Indonesia Bogor. He also graduated from Institute of Industrial Management Department of Industry Republic of Indonesia. He also one of founder of Indonesian Industrial Relation Association.
Mr. Saifudin has more 25 years experience in Personnel Management, Human Resources Department and Industrial Relations area. Working in various positions with multinational companies such as: PT. Amoco Mitsui, PT.MATTEL Indonesia, PT.CABOT Indonesia, PT. Maxus Southeast Sumatra, oil company as Head of HR Planning and Development.
He received many reward from companies such as: Mattell Inc. CEO (Head Quarter at El Segundo, California, USA) on Crisis Management, the Best Cabot Worldwide Employee Role Model from Cabot CEO, Boston, USA.

Harga
Rp 3.150.000,- (Full Fare)
Early Bird Rp 3.000.000 untuk pembayaran sebelum tanggal 19 Agustus 2010
Untuk pendaftaran Group sebesar Rp 5.800.000 untuk pendaftaran 2 orang peserta
BONUS ! ! SOUVENIR DAN DOOR PRIZE MENARIK

Training Description :
Peraturan Pemerintah dibidang ketenagakerjaan dari waktu ke waktu terus dikeluarkan sesui dengan tuntutan keadaan. Adanya peraturan pemerintah yang selalu diperbaiki keadaan ketenaga-kerjaan di Indonesia akan bertambah baik dalam arti adanya kejelasan dan kepastian hukum. Sebaliknya dengan dikeluarkannya kebijakan aturan normatif yang tidak jelas dapat menimbulkan multi tafsir, baik oleh Pengusaha maupun Pekerja, dan dapat menimbulkan potensi konflik antara pengusaha dan pekerja.
Perkembangan Hubungan Industrial dewasa ini banyak tantangannya. Perubahan keadaan karena globalisasi, reformasi yang meliputi kebebasan berserikat, pelaksanaan HAM, supremasi hukum, otonomi daerah, penerapan standar ketenagakerjaan internasional, infra struktur dan iklim investasi, ikut mengubah pola hubungan industrial, khususnya perubahan perilaku dan sikap yang menyangkut banyak aspek seperti sosial, budaya, ekonomi, politik dan upaya peningkatan kesejahteraan.
Menghadapi kenyataan ini, para praktisi Hubungan Industrial dituntut untuk lebih sinergis dan cepat beradaptasi dengan kondisi nasional dan lingkungan dengan mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, untuk menciptakan adanya Hubungan Industrial yang kondusif untuk peningkatan produktivitas perusahaan.
Pertanyaan selanjutnya bagaimana hal tersebud dapat diwujudkan? Kecakapan para pelaku sangat menentukan.

SASARAN :

  1. Medorong agar para pelaku dalam Hubungan Industrial mendapatkan akan pengetahua hal-hal yang esensial dalam Hubungan Idustrial
  2. Menggugah agar peserta dapat mengusahakan sebagai pelaku Hubungan Industrial yang terbaik di lingkungan kerja
  3. Peserta mengeri dan memahami akan Undang-undang dan Peraturan Pemerintah yang berkaitan dengan Hubungan Kerja dan Hubunga Industrial
  4. Peserta dapat menyusu program atau target yang optimal dalam Hubungan Industrial di Perusahaan
  5. Peserta dapat tukar fikiran dan pengalaman untuk pratek terbaik di perusahaan.

AGENDA

  1. STAKE HOLDERS PERUSAHAAN
  2. PERAN DAN FUNGSI PERONNEL /HR: SUPPORT, SERVICE, ADVICE, DAN CONTROL
  3. TYPE DARI INDUSTRI
  4. MANAGEMENT CYCLE DAN HR
  5. STRATEGIC PLANNING UNTUK INDUSTRIAL RELATIONS/ HUBUNGAN INDUSTRILA
  6. ALAT DARI HUBUNGAN INDUSTRIAL
  7. UNDANG-UNDANG NO. 21/ 2000, 13/ 2003, 4/2004 DAN PERATURAN PEMERINTAH
  8. HUBUNGAN KERJA
  9. OUTSOURCING
  10. PROSEDUR KELUH KESAH
  11. TIDAKAN DISIPLIN
  12. PHK DAN JENIS PERSELISIHAN
  13. PENGARUH KOMPENSASI TERHADAP HUBUNGAN INDUSTRIAL
  14. BADAN KERJASAMA BIPARTITE
  15. PERATURAN PERUSAHAAN DAN PERJANJIAN KERJ BERSAMA
  16. EMPLOYEE COMMUNICATION
  17. SERIKAT BURUH/PEKERJA: BERMANFAAT ATAU MEREPOTKAN PERUSAHAAN? BAGAIMANA APINDO DAN PERAN DEPNAKER/DISNAKER?
  18. MENYUSUN SASRANA UNTUK MEMBANGUN HUBUNGAN INDUSTRIAL YANG BAIK BESERTA KPINYA
  19. KERANJANG ISSUES DAN CONCERNS DALAM HUBUNGAN INDUSTRIAL

Wajib diikuti oleh
Staff Industrial Relations/Hubungan Industrial, HR Manager, Aktivis SP, Operation Manager, Enineering, Maintenance, Finance & Accounting Perusahaan yang sudah merasa aman dengan Hubungn Industrial di Perusahaan harus mengirimkan staff nya untuk mengikuti Workshop ini. Lebih-lebih bagi perusahaan yang banyak memeliki kasus di Hubungan Industrial.

 

Registrasi Tidak Mengikat
  1. Judul Training di atas bisa dijadikan sebagai topik INHOUSE TRAINING. Jika Anda membutuhkan bantuan free konsultasi bisa hubungi 0851-0197-2488/ 0899-8121-246
  2. (required)
  3. (valid email required)
  4. (required)
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. Mohon untuk tidak memesan tiket perjalanan / akomodasi penginapan sebelum ada kepastian training akan berjalan.
  9. (valid email required)
  10. PENTING : Harga dan Silabus Training sewaktu-waktu bisa berubah. Disesuaikan dengan kondisi terakhir. Jadi MOHON baca email PENAWARAN yang dikirimkan dari Mitra Info Seminar
 

cforms contact form by delicious:days

Silahkan Berbagi :