Basic Surface Safety System (BANDUNG)

Jadwal Training

Basic Surface Safety System (BANDUNG) Tanggal 01 Jul 2019-03 Jul 2019 22 Jul 2019-24 Jul 2019 07 Agust 2019-09 Agust 2019 04 Sep 2019-06 Sep ... Baca Selengkapnya

Basic Surface Safety System (BANDUNG)

Jadwal Training

Basic Surface Safety System (BANDUNG)

Tanggal
01 Jul 2019-03 Jul 2019
22 Jul 2019-24 Jul 2019
07 Agust 2019-09 Agust 2019
04 Sep 2019-06 Sep 2019
21 Okt 2019-23 Okt 2019
06 Nop 2019-08 Nop 2019
04 Des 2019-06 Des 2019

Jam Pelaksanaan
09.00 – 16.00 WIB

Tempat
Hotel Kagum Group Bandung (Golden Flower, Banana Inn, Grand Seriti, Carrcadin, Amaroossa, Grand Serela, Gino Feruci, Verona Palace, Malaka, Zodiac Taurus)

Pembicara / Fasilitator
Dr.Ir. Sudjati Rachmat, DEA. adalah dosen di jurusan perminyakan ITB sejak tahun 1979 sampai sekarang. Beliau alumnus dari ITB lulus tahun 1977, kemudian melanjutkan pendidikannya di Diplome d’Etude Approfondie Ecole Centrale de Lyon, UCB Lyon I, FRANCE. Dan pada tahun 1985 – 1987 beliau mengambil program Docteur en Mecanique de Fluide (Methode Numerique) Ecole Centrale de Lyon, UCB Lyon I, FRANCE.
Dr. Sudjati Rachmat sering menjadi instruktur dalam banyak pelatihan yang berkaitan dengan perminyakan untuk perusahaan di seluruh Indonesia, diantaranya seperti Pertamina, Chevron, Badak LNG, Total, Vico, Mobil Oil Indonesia, Ministery of Mining and Energy, Unocal Indonesia, Lemigas, IATMI-IWPL Migas, PPTM Migas, PT Caltex Pacific Indonesia, Gulf, Arco, dll.

Topik-topik training yang Beliau sampaikan diantaranya adalah production surface and down hole equipment, Basic Reservoir Engineering, Sucker Rod Pumping Theory and Practice, Production Logging Engineering, Nodal Analysis and Production Optimization, Well Test, Operation and Interpretation, Well Design, Completion and Workover, Numerical and Statistical Method for Petroleum Engineering Problems, Oil-Well Stimulation, Hydraulic Fracturing, Statistics for Petroleum Engineering, Reservoir Simulation for Enhanced Oil Recovery, Applied Reservoir Engineering and Reservoir Simulation, Aspects of Horizontal Well Technology, Geology and Geophysics Modeling, Advanced Programming on Numerical Analysis and Industrial Information System, Management Information System, Well Stimulation of Oil and Gas Reservoir, Horizontal Well Technology, Transportation of Oil and Gas, Sand Control Technology, dan lain-lain.
Beliau banyak melakukan penelitian di bidang MIGAS dan telah mempublikasikan dan menseminarkannya di forum dunia.

Harga

  • Rp 7.950.000/person (full fare)  or
  • Rp 7.750.000/person (early bird, payment 1 week before training)  or
  • Rp 7.500.000/person (if there are 3 or more participants from the same company)

FASILITAS UNTUK PESERTA :

  1. Modul Training
  2. Flash Disk berisi materi training
  3. Sertifikat
  4. ATK: NoteBook dan Ballpoint
  5. T-Shirt
  6. Tas
  7. Foto Training
  8. Ruang Training dengan fasilitas Full AC dan multimedia
  9. Makan siang dan 2 kali coffeebreak
  10. Instruktur yang Qualified
  11. Transportasi untuk peserta dari hotel penginapan ke hotel tempat training – PP (jika peserta minimal dari satu perusahaan ada 4 peserta)

TRAINING OBJECTIVE :
Setelah menyelesaikan training ini diharapkan peserta dapat :

  1. Memahami prinsip-prinsip dasar dan berbagai peraturan tenang K3L untuk pelaksanaan pemboran sumur-sumur minyak, gas dan reservoir panas bumi, memproduksikannnya dan melakukan proses pengolahannya di lapangan.
  2. Melakukan diagnosis sederhana dan memengerti penyelesaian pekerjaan dalam bisnis minyak, gas atau panas bumi dengan memperhatikan unsure kesehatan, keselamat kerja dan lingkungan hidup.
  3. Membuat analisis sederhana tentang berbagai kemungkinan timbulnya permasalahan gas beracun pada operasi pemboran dan produksi minyak dan gas bumi.
  4. Pengetahuan tentang Peraturan Perundangan dalam K3L, Behavior Based Safety dan Implementasinya
  5. K3L dalam Operasi Eksploitasi Minyak dan Gas Bumi.

PRE-REQUISITE :
Latar belakang : Operator/Senior Operator/Engineer/Non Engineer dan siapa saja yang membutuhkan pemahaman tentang basic surface safety system

TRAINING MATERIAL OUTLINE :
1. Introduction to Petroleum Reservoir Exploitation

  • Basic Drilling Engineering
  • Production Engineering
  • Surface Process Facilities

2. Peraturan Pemerintah Tentang K3L

  • Basic Causes
  • Dasar Hukum K3PL
  • Pengawasan dan Pembinaan K3PL
  • Hasil Temuan

3. Behavior Based Safety

  • Maksud dan Tujuan BBS
  • Peran dan Tanggung Jawab
  • Process Flow Diagram
  • Line of Fire
  • Lock Out Tag Out
  • Personal Protecticve Equipment (PPE)
  • Hazard Identification

4. Risked Activity

  • Meghindari Line of Fire
  • Accident Iceberg
  • Behavior and Activity
  • 3 Type P3rilaku
  • 4 unsur BBS
  • Langkah-Langkah Pengamatan

5. Gas Beracun Pada Pemboran

  • Gas Beracun
  • Penanganan Gas Beracun

6. Pengaruh Gas Beracun pada Kesehatan

  • Maksud dan Tujuan
  • Bahaya Hazard pada Manusia
  • Ukuran Normatif

7. The Medical Effects of Hydrogen Sulfide

  • Physical Properties
  • Chemical Properties
  • Effect o H2S to Health
  • Patophysiological Effects
  • Medical Evacuation

8. Gas Detection Equipments

  • Sensor and Transmitter
  • Monitor
  • Alarm
  • Portable Gas Monitor
  • Personal Gas Monitor

9. Respiratory Protection Equipments

  • Escape Unit
  • Work Line Unit
  • Rescue Unit
  • Bug Blower Unit

10. Noise Measurement and Mapping

  • Prinsip Pengukuran
  • Metodologi Pengukuran
  • Aturan Dasar
  • Sampling Protocol Noise Dosemeter
  • Standard and Test Code
  • Noise Mapping

 

Bagikan:

KONTAK CEPAT

Tags

Avatar photo

 

Jika ada kebutuhan Inhouse training atau kelas khusus silahkan hubungi 0851-0197-2488 / 0899-8121-246 Petrus Soeganda. Untuk mengundang Petrus Soeganda sebagai Pembicara Internet Marketing

Interpreting & Documenting of OHSAS 18001:2007

Jadwal Training

Interpreting & Documenting of OHSAS 18001:2007 Tanggal 01 Agust 2019-02 Agust 2019 05 Agust 2019-06 Agust 2019 02 Sep 2019-03 Sep 2019 31 Okt 2019-01 ... Baca Selengkapnya

Interpreting & Documenting of OHSAS 18001:2007

Jadwal Training

Interpreting & Documenting of OHSAS 18001:2007

Tanggal

  • 01 Agust 2019-02 Agust 2019
  • 05 Agust 2019-06 Agust 2019
  • 02 Sep 2019-03 Sep 2019
  • 31 Okt 2019-01 Nop 2019
  • 04 Nop 2019-05 Nop 2019
  • 05 Des 2019-06 Des 2019

VENUE :   Jakarta (Maxone Hotel Menteng, Balairung Hotel Matraman, Sentral Hotel, Haris Tebet, Gd Muamalat Institute, Ibis Manggadua, Little Amaroossa Residence, Cosmo Amaroossa, Zodiak MT. Haryono, Grand Tjokro)

 TRAINING DURATION :   2 days

Pembicara / Fasilitator
Yuwono D. Sucipto
Memiliki pengalaman sebagai Quality Management Consultant sejak 1996 dan pernah menempati posisi Training Manager di salah satu proyek World Bank. Beberapa topik unggulan yang beliau bawakan di dunia training diantaranya Internal Quality Audit, Implementation of ISO 9000, Implementation of ISO 14000, Implementation of OHSAS 18000, dan Integrated of ISO 9000, ISO 14000 and OHSAS 18000. Ruang lingkup pengalamannya selain di bidang pelatihan juga sebagai Konsultan Pendamping dalam menerapkan dan mendapatkan penghargaan sertifikasi ISO 9000/ ISO 14000/ OHSAS 18000 selain itu beliau adalah Technical Expert dari Singapore Accreditation Council (SAC)-Badan Akreditasi Nasional Singapura. Sepanjang pengalamannya di dunia training & consultant, beliau membantu di beberapa perusahaan ternama seperti: Panasia Grup, Argo Pantes Grup, Salim Grup, PT. Himalaya, PT. CGN, PT. Industri Sandang Nusantara, perusahaan-perusahaan ADIDAS Group, PT. Anugerah Citra Abadi, PG. Kebon Agung, Universitas Budi Luhur, STMT Trisakti, PT. Kereta Api Indonesia (KAI), PT. Jamsostek, API (Asosiasi Pertekstilan Indonesia), APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia), beberapa Direktorat Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia, PT. Medco Energi, PLTU Tarahan, PT. Kaefer Krazu, Security Services dan sebagainya.
Yuwono D. Sucipto adalah lulusan ITT/ STTT (Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil), Bandung dan Magister Manajemen dari STIE IPWI, Jakarta, serta Lead Auditor of ISO 9000/ ISO 14000/ OHSAS 18000.

Materi Seminar / Workshop Description :
Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi keharusan bagi perusahaan dan sejalan dengan kebijakan pemerintah yang mewajibkan perusahaan untuk memberi perlindungan kepada karyawan dari segala pengaruh atau dampak kesehatan yang timbul akibat kerja dan bahaya kecelakaan kerja.

Berbagai sistem keselamatan kerja telah diterapkan di berbagai perusahaan, dan yang paling populer adalah Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang mengacu pada standar OHSAS 18001:2007.

OHSAS 18001:2007 adalah standar internasional yang mencakup struktur organisasi, kegiatan perencanaan, tanggung jawab, prosedur, proses dan sumber daya untuk mengelola Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). OHSAS 18001:2007 menjadi acuan perusahaan dalam memberikan pelayanan keselamatan dan kesehatan kerja bagi karyawannya dengan lebih efektif.

Pelatihan ini akan mengarahkan dan memberi kepahaman kepada peserta dalam menyiapkan dan menyusun dokumentasi yang teruji sebagai dasar penerapan dan evaluasi, serta strategi penerapan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja OHSAS 18001:2007 bagi perusahaannya.

Tujuan Program

  1. Memahami secara benar, konseptual, dan komprehensif tentang persyaratan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja OHSAS 18001:2007
  2. Memahami kebijakan-kebijakan perusahaan/ institusi yang perlu dituangkan dalam dokumen OHSAS 18001:2007
  3. Memahami langkah-langkah untuk membentuk dan mengembangkan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja OHSAS 18001:2007
  4. Memahami kebutuhan sumber daya untuk menerapkan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja OHSAS 18001:2007
  5. Memahami bentuk-bentuk implementasi Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja OHSAS 18001:2007 pada perusahaan/ institusi
  6. Memahami “Continuous Improvement” dalam implementasi Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja OHSAS 18001:2007 pada perusahaan/ institusi
  7. Memahami proses sertifikasi dan lembaga sertifikasi Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Indonesia & Internasional

Objektifitas Pelatihan
Diharapkan setelah mengikuti training, peserta :

  1. Mampu menuangkan kebijakan-kebijakan dalam dokumen SMK3 OHSAS 18001:2007
  2. Mampu merencanakan langkah-langkah pengembangan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja berdasarkan persyaratan OHSAS 18001:2007
  3. Mampu mengidentifikasi sumber daya & kemampuan yang dibutuhkan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja OHSAS 18001:2007
  4. Mampu bekerjasama dan mendukung Wakil Manajemen
  5. Mampu memberi saran/ pilihan sumber daya dalam menerapkan OHSAS 18001:2007 di perusahaan/ institusi
  6. Mampu memberi saran/ pilihan LSSMK3 bagi perusahaan

Topik Bahasan :

  1. Konsep Kesehatan dan Keselamatan Kerja
  2. Prinsip-prinsip Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja OHSAS 18001:2007
  3. Pemahaman Persyaratan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja OHSAS 18001:2007
  4. Proyek Pembentukan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja OHSAS 18001:2007
  5. Penyusunan Kebijakan Kesehatan dan Keselamatan Kerja
  6. Identifikasi Resiko dan Penentuan Prioritas Aspek/ Dampak Kesehatan dan Keselamatan Kerja
  7. Register Persyaratan Perundang-undangan
  8. Penetapan Tujuan, Sasaran, dan Program Pengelolaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja
  9. Sumber daya, Peran, Tanggung Jawab dan Wewenang
  10. Pelatihan, Kepedulian, dan Kompetensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja
  11. Sistem Komunikasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja
  12. Dokumentasi, Pengendalian dokumen, dan Rekaman
  13. Sistem Pengendalian Operasional
  14. Sistem Tanggap Darurat
  15. Sistem Pemantauan dan Pengukuran
  16. Sistem Penanganan Ketidaksesuaian dan Tindakan Koreksi dan Pencegahan
  17. Sistem Audit Kesehatan dan Keselamatan Kerja
  18. Tinjauan Manajemen
  19. Perencanaan Penerapan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja OHSAS 18001:2007
  20. Organisasi Komite Penerapan SMK3 OHSAS 18001:2007
  21. Kiat-kiat dalam menerapkan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja OHSAS 18001:2007
  22. Lembaga Sertifikasi Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Method of Training
Pelatihan ini menekankan penggunaan Diskusi, Simulasi, Kasus-kasus dan Latihan.

Pelatihan Ini Sangat Penting Bagi :
Kandidat Wakil Manajemen, Tim Implementasi ISO 9000, Manager, Supervisor, Engineer, Praktisi di bidang continuous improvement/ produksi & operasi dan semua pihak yang terkait dengan proses improvement.

INVESTATION PRICE/ PERSON :

  1. Rp. 4.500.000/peserta (bayarpenuh) atau
  2. Rp. 4.250.000/peserta (early bird, yang membayar 1 minggusebelum training) atau
  3. Rp. 3. 950.000/peserta (pesertabergroup yang terdiridari 3 pesertaataulebihdari 1 perusahaan yang sama)

FACILITIES FOR PARTICIPANTS :

  • Training Module
  • Flash Disk contains training material
  • Certificate
  • Stationeries: NoteBook and Ballpoint
  • T-Shirt
  • Backpack
  • Training Photo
  • Training room with full AC facilities and multimedia
  • Lunch and twice coffeebreak everyday of training
  • Qualified instructor
  • Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)

Bagikan:

KONTAK CEPAT

Tags

Avatar photo

 

Jika ada kebutuhan Inhouse training atau kelas khusus silahkan hubungi 0851-0197-2488 / 0899-8121-246 Petrus Soeganda. Untuk mengundang Petrus Soeganda sebagai Pembicara Internet Marketing

Inspeksi Dan Korosi (BANDUNG)

Jadwal Training

Inspeksi Dan Korosi (BANDUNG) TRAINING TIME : 24 Jun 2019-27 Jun 2019 15 Jul 2019-18 Jul 2019 27 Agust 2019-30 Agust 2019 24 Sep 2019-27 ... Baca Selengkapnya

Inspeksi Dan Korosi (BANDUNG)

Jadwal Training

Inspeksi Dan Korosi (BANDUNG)

TRAINING TIME :

24 Jun 2019-27 Jun 2019
15 Jul 2019-18 Jul 2019
27 Agust 2019-30 Agust 2019
24 Sep 2019-27 Sep 2019
14 Okt 2019-17 Okt 2019
26 Nop 2019-29 Nop 2019
02 Des 2019-05 Des 2019

VENUE :   Hotel Kagum Group Bandung (Golden Flower, Banana Inn, Grand Seriti, Carrcadin, Amaroossa, Grand Serela, Gino Feruci, Verona Palace, Malaka, Zodiac Taurus)

TRAINING DURATION :   4 days

PENDAHULUAN
Korosi adalah kerusakan atau degradasi logam akibat reaksi dengan lingkungan yang korosif. Korosi dapat juga diartikan sebagai serangan yang merusak logam karena logam bereaksi secara kimia atau elektrokimia dengan lingkungan. Korosi dapat juga kebalikan dari proses ekstraksi logam dari material. Contohnya, logam besi di alam bebas dalam bentuk senyawa besi oksida atau besi sulfida, setelah diekstraksi dan diolah, akan dihasilkan besi yang digunakan untuk pembuatan baja atau baja paduan. Selama pemakaian, baja tersebut akan bereaksi dengan lingkungan yang menyebabkan korosi (kembali menjadi senyawa besi oksida). Oleh karena perlu dilakukan pengurangan yang bersifat pencegahan terhadap timbulnya korosi. Korosi tidak hanya terjadi pada logam tapi juga terjadi pada material yang bukan logam dengan sangat cepat atau lambat. Dalam kondisi demikian hal yang penting adalah bagaimana menghambat, mencegah terjadinya korosi tersebut. Korosi secara ekonomi sangat merugikan sehingga korosi dipandang menjadi masalah serius pada kontruksi mesin dan peralatan. Dibidang korosi permasalahan yang muncul adalah bagaimana menganalisis, mencegah dan mengontrol serta menginspeksi korosi agar secara ekonomi tidak merugikan . Untuk mendukung sistem produksi yang memadai diperlukan tenaga kerja yang handal atau peningkatan keahlian tenaga kerja profesi Inspeksi dan Korosi.

TUJUAN TRAINING :
Membekali peserta tentang wawasan dan pegetahuan inspeksi dan korosi baik pada logam maupun non logam, serta pemeriksaan dan pengendalian korosi.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  • Memahami dan menjelaskan konsep dasar inspeksi.
  • Memahami dan menjelaskan jenis-jenis inspeksi.
  • Memahami dan menjelaskan konsep dasar korosi.
  • Memahami dan menjelaskan laju dan bentuk korosi.
  • Menjelaskan pemeriksaan dan pengendalian korosi.

CAKUPAN MATERI TRAINING :

  1. Konsep dasar inspeksi: pengertian, tujuan, dan filosofi inspeksi.
  2. Jenis-jenis inspeksi: berdasarkan waktu pelaksanaan, berdasarkan jenis pekerjaan, berdasarkan status benda yang diperiksa.
  3. Konsep dasar korosi: pengertian korosi, klasifikasi korosi, lingkungan, kerusakan akibat korosi.
  4. Prinsip dasar korosi: aspek elektokimia, pengaruh lingkungan, aspek metalurgi dan lainnya
  5. Laju dan bentuk korosi: uniform corrosion atau general corrosion, galvanic atau two-metal corrsion, crevice corrosion, pitting corrosion, Intergranular corrosion, selective leaching atau parting, erosion, stress corrosion.
  6. Pemeriksaan (pengujian) korosi: pemilihan material (logam dan paduannya, non logam), pengubahan lingkungan (modifikasi elektrolit, inhibitor, tanah sebagai lingkungan)
  7. Pengendalian (pencegahan) korosi: pemberian lapisan (lapisan cat, lapisan plastik, lapisan beton, lapisan logam), proteksi anodik, proteksi katodik (metoda anoda tumbal, metoda arus terpasang).

PESERTA TRAINING :
Para praktisi tingkat operator, tingkat penyelia atau perencana bidang pencegahan korosi  pada industri rekayasa

INVESTATION PRICE/PERSON :

  • Rp 8.500.000/person (full fare)  or
  • Rp 8.250.000/person (early bird, payment 1 week before training)  or
  • Rp 7.950.000/person (if there are 3 or more participants from the same company)

FACILITIES FOR PARTICIPANTS:

  • Training Module
  • Flash Disk contains training material
  • Certificate
  • Stationeries: NoteBook and Ballpoint
  • T-Shirt
  • Backpack
  • Training Photo
  • Training room with full AC facilities and multimedia
  • Lunch and twice coffeebreak everyday of training
  • Qualified instructor
  • Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)

 

Bagikan:

KONTAK CEPAT

Tags

Avatar photo

 

Jika ada kebutuhan Inhouse training atau kelas khusus silahkan hubungi 0851-0197-2488 / 0899-8121-246 Petrus Soeganda. Untuk mengundang Petrus Soeganda sebagai Pembicara Internet Marketing

Behavior Based Safety (JAKARTA)

Jadwal Training

Behavior Based Safety (JAKARTA) Tanggal 28 Jun – 29 Jun 2019 22 Aug – 23 Aug 2019 24 Oct – 25 Oct 2019 19 Dec ... Baca Selengkapnya

Behavior Based Safety (JAKARTA)

Jadwal Training

Behavior Based Safety (JAKARTA)

Tanggal
28 Jun – 29 Jun 2019
22 Aug – 23 Aug 2019
24 Oct – 25 Oct 2019
19 Dec – 20 Dec 2019

Pukul
09.00-17.00 WIB

Tempat
Amaris Hotel – Mampang / Amaris Hotel La Codefin Kemang, Jakarta

Pembicara / Fasilitator
Purwadi, ST. MSi
Tenaga ahli dengan latar belakang praktisi selama lebih dari 15 tahun di berbagai industri seperti manufacturing, fabrication, petrochemical dan dengan posisi terakhir sebagai praktisi HSE di Chevron Geothermal Indonesia. Menangani konsultasi, training dan audit di berbagai perusahaan besar seperti Nusa Halmahera, Gold Mining, Pertamina Talisman, Krakatau Engineering, Total Indonesia, Gobel Darma Sarana Karya, Agung Concern, PLTGU-PLN Cilegon, Commonwealth Steel, VICO dan lain-lain. Beliau pernah berhasil membawa Amoco meraih rating Green (kriteria Health, Safety, dan Environment) dalam program PROPER KLH Tahun 2011.

Harga
Rp. 5.525.000 Full Fare
Rp. 5.150.000 On The Spot
Rp. 4.650.000 Early Bird
Rp. 4.450.000 Group

Sebagian besar hasil  investigasi kecelakaan membuktikan bahwa faktor utama penyebab terjadinya kecelakaan adalah faktor manusia yang bertindak tidak aman (unsafe act).

Pendapat dari Heinrich yang dikenal sebagai pakar menyimpulkan dalam teori kecelakaan menyatakan bahwa 80% penyebab terjadinya kecelakaan disebabkan oleh unsafe act, 18% disebabkan oleh unsafe condition dan 2% disebabkan oleh faktor lain.

Banyak perusahaan yang sudah lama menjalankan program K3, namun angka kecelakaan kerja masih tinggi. Angka statistik kecelakaan kerja tidak dapat ditekan hingga mencapai nihil kecelakaan (zero accident). Bahkan, hampir semua karyawan merasakan bahwa, K3 itu menghambat jalannya mata rantai produksi. Para manajer dan supervisor percaya bahwa Program K3 tidak mempunyai nilai tambah (added value) bagi dirinya maupun perusahaan. Mental melakukan tugas apa adanya (“check box mentality”) tumbuh subur di setiap lini organisasi perusahaan

BBS telah banyak diterapkan oleh berbagai perusahaan besar untuk menekan kecelakaan kerja dan meningkatkan produktifitas. Pelatihan ini akan mejelaskan bagaimana cara menerapkan program BBS dan melibatkan semua pekerja dalam program BBS.

Tujuan Pelatihan

  • Peserta bisa melakukan identifikasi tentang perilaku aman dan tidak aman.
  • Memahami dan menafsirkan hasil-hasil Pengamatan Pekerjaan di dalam proses berperilaku terhadap keselamatan.
  • Memahami dan menerapkan untuk mencapai tujuan terhadap perilaku keselamatan kerja
  • Meningkatkan kesadaran pekerja untuk berperilaku aman dalam bekerja sehingga dapat meningkatkan produktifitas kerja perusahaan.
  • Memahami manfaat komunikasi yang efektif.
  • Memahami pengetahuan dan tehnik dasar untuk menggerakkan perilaku dari beresiko ke selamat.

Outline Workshop Behavior Based Safety (BBS)

  • Incident Fundamental
  • Human error and accident causation
  • Incident prevention and BBS
  • Group discussion and exercise
  • BBS Principle
  • BBS process
  • Development of Critical Behavior Checklist
  • Observation and interview methodology
  • Group discussion and exercise.

METODE
Presentasi, Diskusi , Brainstorming, Case Study, Interactive game relate the topic, Evaluasi.

 

Bagikan:

KONTAK CEPAT

Tags

Avatar photo

 

Jika ada kebutuhan Inhouse training atau kelas khusus silahkan hubungi 0851-0197-2488 / 0899-8121-246 Petrus Soeganda. Untuk mengundang Petrus Soeganda sebagai Pembicara Internet Marketing

Basic Safety

Jadwal Training

Basic Safety 16 May – 17 May 2019 11 Jul – 12 Jul 2019 12 Sep – 13 Sep 2019 13 Nov – 14 Nov ... Baca Selengkapnya

Basic Safety

Jadwal Training

Basic Safety

16 May – 17 May 2019
11 Jul – 12 Jul 2019
12 Sep – 13 Sep 2019
13 Nov – 14 Nov 2019

DESKRIPSI
Perusahaan harus mengutamakan aspek keselamatan dan kesehatan kerja bagi para pekerjanya. Sesuai dengan amanat Undang-Undang No 1 tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, bahwa setiap tenaga kerja berhak mendapat perlindungan atas keselamatan dalam melakukan pekerjaan dan setiap orang di tempat kerja perlu pula terjamin keselamatannya. Pelatihan ini akan memberi gambaran kepada para peserta tentang bagaimana mengelola lingkungan kerja yang aman, nyaman, bebas kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Peserta akan mengetahui prinsip prinsip keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan kerjanya sehingga terciptanya budaya keselamatan dan kesehatan kerja yang akan berdampak berkurangnya kecelakaan kerja di tempat kerja.

TUJUAN
Pelatihan ini akan membahas mengenai Basic Safety yang diselenggarakan selama 2 hari. Setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan peserta pelatihan dapat mematuhi dan mengimplementasikan peraturan perundangan di bidang K3 di tempat kerjanya masing-masing. Adapun tujuan pelatihan ini adalah sebagai berikut:

  • Peserta dapat memahami Undang-Undang No 1 tahun 1970
  • Peserta dapat memahami peraturan perundangan yang terkait dengan kegiatan K3
  • Peserta dapat melakukan identifikasi bahaya dan penilaian risiko
  • Peserta dapat mengidentifikasi Alat pelindung Diri yang tepat untuk kegiatan kerja

MATERI

  • Pemahaman Peraturan perundangan K3
  • Jenis-jenis Alat Pelindung Diri
  • Organisasi Keadaan darurat (ERT)
  • Identifikasi Bahaya
  • Kondisi dan situasi yang berbahaya
  • HAZOB, JSA & HIRA
  • Perlunya Sistem Manajemen K3
  • Perlunya Organisasi K3 (P2K3)
  • Perlunya Ahli K3 di perusahaan

MANFAAT PELATIHAN

  • Kesadaran dan kepedulian mengenai K3 dari para peserta pelatihan akan meningkat
  • Peserta akan memiliki pengetahuan tentang pencegahan kecelakaan
  • Peserta akan memiliki pengetahuan tentang jenis-jenis APD
  • Peserta dapat menyusun HAZOB, JSA, HIRA
  • Peserta dapat menyusun Organisasi keadaan Darurat (ERT) dan P2K3

METODE PELATIHAN

  1. Kesadaran dan kepedulian mengenai K3 dari para peserta pelatihan akan meningkat
  2. Peserta akan memiliki pengetahuan tentang pencegahan kecelakaan
  3. Peserta akan memiliki pengetahuan tentang jenis-jenis APD
  4. Peserta dapat menyusun HAZOB, JSA, HIRA
  5. Peserta dapat menyusun Organisasi keadaan Darurat (ERT) dan P2K3

KEUNGGULAN METODE PELATIHAN PRESENTASI

  • Penyampaian materi dilakukan melalui pendekatan Neuro Linguistic Programming agar efektif.
  • Penyampaian diberikan dengan Experiential Method, sehingga benar benar merupakan hologram kondisi yang sesuai dengan lingkungan kerja di perusahaan.
  • Penyampaian materi menggunakan akses Visual, Auditory, dan Kinestethic peserta baik secara multimedia maupun manual learning.
  • Penyampaian materi disampaikan dengan fokus implementasi dan bukan wacana serta bukan sekedarinsight belaka.

TARGET PESERTA

  1. Mahasiswa tingkat akhir, Fresh graduated SMA/MA/SMK yang ingin berkarir sebagai HSE
  2. Fresh graduated D1, D2, D3, D4/S1 yang ingin berkarir sebagai HSE
  3. Safetyman, HSE Officer, HSE Staff, Paramedic
  4. Executive atau Praktisi Bisnis yang ingin tahu mengenai Basic Safety

POST TRAINING MAINTENANCE
Post Test dilakukan dengan Teknik L. Kirkpatrick yang mengukur 4 level pembelajaran

  1. Perilaku
  2. Pembelajaran
  3. Reaksi
  4. Hasil

INSTRUKTUR
Sudibyo Aji Narendra Buwana, SE.,M.Si.,CPHRM
(Master Trainer TOT, HRD, HSE, CSR dari BNSP);
No. Reg. ITM. 045 01030 2016)

Latar belakang pendidikan beliau adalah S1 Manajemen Sumber Daya Manusia dan S2 Administrasi Publik. Beliau mempunyai pengalaman lebih dari 12 tahun di industri pertambangan batu bara maupun pertambangan nickel pada bidang Manajemen Sumber Daya Manusia, General Affair, Corporate Social Responsibilty, Community Development, Kesehatan & Keselamatan Kerja. Selain itu juga pernah aktif mengajar sebagai dosen Manajemen Sumber Daya Manusia maupun Kesehatan & Keselamatan Kerja di Universitas Ma Chung, Malang serta sering memberikan pelatihan kepada mahasiswa di beberapa universitas/perguruan tinggi lainnya. Beliau kerap kali memberikan pelatihan inhouse dan public training di beberapa perusahaan. Beliau merupakan Asesor Kompetensi LSP IKI – BNSP dan juga merupakan Trainer dan Konsultan yang terdaftar sebagai Master Trainer yang bersertifikasi BNSP dengan No. Reg. ITM. 045 01030 2016.

Fee:
Rp.5.225.000 Full Fare
Rp.4.850.000 On The Spot
Rp.4.350.000 Early Bird
Rp.4.150.000 Group

Bagikan:

KONTAK CEPAT

Tags

Avatar photo

 

Jika ada kebutuhan Inhouse training atau kelas khusus silahkan hubungi 0851-0197-2488 / 0899-8121-246 Petrus Soeganda. Untuk mengundang Petrus Soeganda sebagai Pembicara Internet Marketing

Interpreting and Documenting of ISO 9001:2008

Jadwal Training

Interpreting and Documenting ISO 9001:2008 Tanggal 29 Apr 2019-30 Apr 2019 24 Jun 2019-25 Jun 2019 01 Jul 2019-02 Jul 2019 14 Agust 2019-15 Agust ... Baca Selengkapnya

Interpreting and Documenting of ISO 9001:2008

Jadwal Training

Interpreting and Documenting ISO 9001:2008

Tanggal

  • 29 Apr 2019-30 Apr 2019
  • 24 Jun 2019-25 Jun 2019
  • 01 Jul 2019-02 Jul 2019
  • 14 Agust 2019-15 Agust 2019
  • 11 Sep 2019-12 Sep 2019
  • 30 Sep 2019-01 Okt 2019
  • 13 Nop 2019-14 Nop 2019
  • 11 Des 2019-12 Des 2019

Pukul
09.00-16.00 WIB

Tempat
Ashely Hotel / Amaris Hotel La Codefin Kemang / The Parklane Hotel

Investasi

  • Rp. 4.500.000/peserta (bayarpenuh) atau
  • Rp. 4.250.000/peserta (early bird, yang membayar 1 minggusebelum training) atau
  • Rp. 3.950.000/peserta (pesertabergroup yang terdiridari 3 pesertaataulebihdari 1 perusahaan yang sama)

Draft International Standard (DIS) ISO 9001:2008 telah disetujui pada rapat komite teknik ISO TC-176 tanggal 19-23 Mei 2008 di Novi Sad-Serbia. Direncanakan pada periode 7 Agustus sampai dengan 7 Oktober 2008 dilakukan proses pengambilan suara (voting) terhadap Final Draft International Standard (FDIS) ISO 9001:2008 sebagai dasar keputusan terbitnya Standar Internasional yang baru, ISO 9001:2008. Pada Bulan November 2008, Standar Internasional ISO 9001:2008 direncanakan akan ditetapkan dan menggantikan Standar Internasional ISO 9001:2000.

Standar Internasional ISO 9001:2008 berisi persyaratan-persyaratan sistem manajemen mutu yang mengarahkan organisasi untuk mengendalikan proses-prosesnya menuju pencapaian sasaran-sasarannya termasuk diantaranya kepuasan pelanggan, kesesuaian dengan peraturan dan perndang-undangan serta peningkatan berkesinambungan. Dalam penerapan sistem manajemen mutu ini, organisasi bisa menjalani proses sertifikasi dari Lembaga yang independen sebagai bukti atas kesesuaiannya memenuhi berbagai persyaratan sistem manajemen mutu ISO 9001:2008 sehingga lebih meningkatkan kepercayaan mitra bisnisnya/ stake holdernya.

Saat ini penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001 berlangsung di berbagai sektor bisnis komersil manufaktur ataupun jasa serta organisasi non profit dan institusi pemerintahan di 170 negara.

Menurut standar seri ISO 9000, Dokumentasi merupakan sesuatu yang jauh lebih luas dari pada sekedar arsip, catatan, (dan tentu saja foto-foto yang mungkin sempat Anda bayangkan). Dan ketika perusahaan/ organisasi berupaya untuk menerapkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008, maka perusahaan/ organisasi perlu menetapkan Dokumentasi Sistem Manajemen Mutunya sesuai persyaratan standar sebagai landasan penerapan dan peningkatan mutu yang berkesinambungan. Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 sebagai Standar yang generik memerlukan dokumentasi dengan intepretasi yang tepat sesuai bidang industri maupun layanannya serta penerapannya membutuhkan strategi agar diterima dan dijalankan oleh semua karyawan.

Pelatihan ini akan mengarahkan dan memberi kepahaman kepada peserta dalam menyiapkan dan menyusun dokumentasi yang teruji sebagai dasar penerapan dan evaluasi, serta strategi penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 bagi perusahaan yang berkomitmen menghasilkan produk dan layanan bermutu serta kinerja yang tinggi.

Tujuan :

  • Memahami secara benar, konseptual, dan komprehensif tentang persyaratan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008
  • Memahami kebijakan-kebijakan perusahaan/ institusi yang perlu dituangkan dalam dokumen SMM ISO 9001:2008
  • Memahami langkah-langkah untuk membentuk dan mengembangkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008
  • Memahami kebutuhan sumber daya untuk menerapkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008
  • Memahami “Continuous Quality Improvement” dalam implementasi SMM ISO 9001:2008 pada perusahaan/ institusi
  • Memahami proses sertifikasi dan lembaga sertifikasi Sistem Manajemen Mutu di Indonesia & Internasional

Materi Pelatihan :

  • Prinsip-prinsip Sistem Manajemen Mutu ISO 9000
  • Pemahaman Persyaratan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008
  • Penyusunan Kebijakan Mutu dan Sasaran Mutu
  • Penyusunan Dokumen Persyaratan Sistem Manajemen Mutu
  • Penyusunan Dokumen Persyaratan Tanggung Jawab Manajemen
  • Penyusunan Dokumen Persyaratan Manajemen Sumber Daya
  • Penyusunan Dokumen Persyaratan Realisasi Produk dan Layanan
  • Penyusunan Dokumen Persyaratan Analisis, Pengukuran dan Peningkatan
  • Perencanaan Penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008
  • Organisasi Komite Penerapan SMM ISO 9001:2008
  • Kiat-kiat dalam menerapkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008
  • Lembaga Sertifikasi Sistem Mutu

Metode Pelatihan :
Pelatihan ini menekankan penggunaan Diskusi, Simulasi, Kasus-kasus dan Latihan.

Obyektivitas Pelatihan
Diharapkan setelah mengikuti training, peserta :

  • Mampu menuangkan kebijakan-kebijakan dalam dokumen SMM ISO 9001:2008
  • Mampu merencanakan langkah-langkah pengembangan sistem manajemen mutu berdasarkan persyaratan ISO 9001:2008
  • Mampu mengidentifikasi sumber daya & kemampuan yang dibutuhkan sistem manajemen mutu ISO 9001:2008
  • Mampu bekerjasama dan mendukung Wakil Manajemen
  • Mampu memberi saran/ pilihan sumber daya dalam menerapkan ISO 9001:2008 di perusahaan/ institusi
  • Mampu memberi saran/ pilihan Lembaga Sertifikasi Sistem Mutu bagi perusahaan

Peserta :
Kandidat Wakil Manajemen, Tim Implementasi ISO 9000, Manager, Supervisor, Engineer, Praktisi di bidang continuous improvement/ produksi & operasi dan semua pihak yang terkait dengan proses improvement.

Workshop Leader :
Yuwono D. Sucipto
Memiliki pengalaman sebagai Quality Management Consultant dan pernah menempati posisi Training Manager di salah satu proyek World Bank. Beberapa topik unggulan yang beliau bawakan di dunia training diantaranya Internal Quality Audit, Implementation of ISO 9000, Implementation of ISO 14000, Implementation of OHSAS 18000, dan TQM. Ruang lingkup pengalamannya selain di bidang pelatihan juga Konsultan Pendamping dalam menerapkan ISO 9000/ ISO 14000/ OHSAS 18000 serta Technical Expert dari Singapore Accreditation Council (SAC). Sepanjang pengalamannya di dunia training & consultant, Beliau membantu di beberapa perusahaan ternama seperti: Panasia Grup, Argo Pantes Grup, Salim Grup, PT. Himalaya, PT. Central Georgette Nusantara, PT. Industri Sandang Nusantara, PT. Anugerah Citra Abadi, PG. Kebon Agung, PT. Karyabudy Ekatam, Universitas Budi Luhur, STMT Trisakti, PT. Kereta Api Indonesia (KAI), API (Asosiasi Pertekstilan Indonesia) dan APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia).
Yuwono D. Sucipto adalah lulusan ITT/ STTT (Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil), Bandung dan Magister Manajemen dari STIE IPWI, Jakarta

 

Bagikan:

KONTAK CEPAT

Tags

Avatar photo

 

Jika ada kebutuhan Inhouse training atau kelas khusus silahkan hubungi 0851-0197-2488 / 0899-8121-246 Petrus Soeganda. Untuk mengundang Petrus Soeganda sebagai Pembicara Internet Marketing

Assessment of the Waste Water Treatment (WWT) System

Jadwal Training

Assessment of the Waste Water Treatment (WWT) System Tanggal 13 May – 14 May 2019 22 Jul – 23 Jul 2019 27 Aug – 28 ... Baca Selengkapnya

Assessment of the Waste Water Treatment (WWT) System

Jadwal Training

Assessment of the Waste Water Treatment (WWT) System

Tanggal
13 May – 14 May 2019
22 Jul – 23 Jul 2019
27 Aug – 28 Aug 2019
26 Nov – 27 Nov 2019

Tempat
Amaris Hotel – Mampang / Amaris Hotel La Codefin Kemang, Jakarta

Deskripsi Pelatihan
Banyak dari kalangan industri, mendesign WWT plant dengan budget yang terbatas, sehingga banyak di temukan kondisi plant WWT saat ini sudah tidak sesuai dengan kapasitas produksi yang terus meningkat dari waktu ke waktu. Kondisi ini menyebabkan kesulitan yang tidak berujung, pihak manajemen terus meminta kenaikan jumlah produksi, di satu sisi “enggan” untuk melakukan investasi di area WWT, karena menganggap area ini hanya sebagai cost center, bukan profit center.

Namun demikian dari pihak pemerintah melalui kementrian lingkungan, telah melakukan program PROPER yaitu evaluasi setiap industri atas kinerja lingkungan yang menyangkut emisi udara, limbah B3 dan limbah cair. Masih banyak kalangan industri yang mengalami problems pada limbah cair, karena WWT plant yang tersedia sudah tidak bisa mencukupi lagi bagi limbah cair yang ada.

Melalui workshop ini, evaluasi – the bottle necking – dari WWT plant menjadi sangat penting pada saat industri akan melakukan ekspansi dan juga peningkatan produksi. Dengan evaluasi satu per satu dari peralatan WWT menjadikan pimpinan mengetahui lebih detail tentang berbagai kelebihan dan kekurangan dari masing-masing peralatan yang ada, sehingga jika ada investasi tambahan di bidang WWT maka akan menjadi lebih tepat sasaran.

Objective:

  • Memahami design proses awal dari WWT plant
  • Memahami kelebihan dan kekurangan dari peralatan di WWT plant
  • Memahami cara melakukan assessment / evaluasi – the bottle necking – dari WWT
  • Memahami cara ekspansi / perluasan dari WWT plant

Outline :

  • Design parameter dari WWT process di mulai dari F/M ratio, MCRT, Sludge age, SVI SSV, MLSS MLVSS, aeration timer, OUR SOUR, loading rate dll.
  • Trouble shooting di bidang waste water treatment (WWT) plant
  • Cara melakukan WWT assessment (evaluasi) proses, sehingga dapat di ketahui kelebihan dan kekurangan masing – masing WWT plant yang ada.
  • Rule of thumb untuk menjalankan WWT plant.
  • Melakukan perhitungan ekspansi / perluasan dari WWT plant.
  • Detail aerobic & anaerobic system.
  • PROPER limbah cair.

METODE WORKSHOP

  • Presentasi dari “best available technology” di bidang WWT, study kasus, sharing pengalaman.
  • Peserta bisa membawa data lapangan apabila merencanakan melakukan ekspansi di bidang WWT plant.
  • Perhitungan ekspansi WWT di lakukan di excel, sehingga bisa langsung di copy ke pada peserta.

Workshop Leader
Ir. Dwi Handoyo, MK3
Adalah praktisi industri lebih dari 16 tahun. Menangani bidang Waste Water Treatment (WWT) plant lebih dari 12 tahun baik physical, chemical dan biological treatment. Mulai tahun 1996 sudah terjun di bidang project waste water treatment (WWT) hingga sekarang.  Mempunyai pengalaman mengajar bidang WWT  dan workshop facilitator di berbagai lokasi di Indonesia. Saat ini sedang menangani project anaerobic system di beberapa lokasi di Indonesia. Telah melakukan assessment WWT plant di berbagai perusahaan di Indonesia, mengelola mailing list WWT dan menjalin komunikasi di bidang WWT dengan para international expert.

Investasi
Rp. 5.225.000 Full Fare
Rp. 4.850.000 On The Spot
Rp. 4.350.000 Early Bird
Rp. 4.150.000 Group

 

Bagikan:

KONTAK CEPAT

Tags

Avatar photo

 

Jika ada kebutuhan Inhouse training atau kelas khusus silahkan hubungi 0851-0197-2488 / 0899-8121-246 Petrus Soeganda. Untuk mengundang Petrus Soeganda sebagai Pembicara Internet Marketing

5s Safety & Visual Management (JAKARTA)

Jadwal Training

5s Safety & Visual Management Tanggal 04 Apr – 05 Apr 2019 14 Jun – 15 Jun 2019 09 Aug – 10 Aug 2019 04 ... Baca Selengkapnya

5s Safety & Visual Management (JAKARTA)

Jadwal Training

5s Safety & Visual Management

Tanggal
04 Apr – 05 Apr 2019
14 Jun – 15 Jun 2019
09 Aug – 10 Aug 2019
04 Oct – 05 Oct 2019
06 Dec – 07 Dec 2019

Tempat
Amaris Hotel – Mampang / Amaris Hotel La Codefin Kemang, Jakarta

Building Operation Excellence Through 5s/5r Visual Management And Safety Implementation

LATAR BELAKANG
Peningkatan produktivitas perusahaan bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas dan kualitas. Salah satu cara peningkatan produktivitas dapat dilakukan dengan menerapkan konsep dasar “ Peningkatan Produktivitas Terpadu” yang lebih populer dikenal dengan konsep 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Shiketsu, Seitsu) sehingga segala bentuk pemborosan seperti kecelakaan kerja, material, waktu, mesin, ruangan, pekerja dan uang dapat ditekan / diminimalisir.

Melalui penerapan konsep 5S ini banyak memberi manfaat bagi perusahaan untuk membangun pondasi yang kuat dalam penciptaan budaya kerja produktif, efisien, ber-etos kerja yang tinggi dan disiplin serta safety . Program 5S juga memberikan dasar perubahan sikap, tingkah laku atau pola pikir manajemen dan pekerja terhadap peningkatan produktivitas dengan prinsip “KAIZEN” yaitu perbaikan sedikit demi sedikit secara bertahap tapi terus menerus.

Penerapan konsep 5S dengan teknik yang baik di perusahaan merupakan persyaratan yang harus dilakukan untuk mencapai peningkatan produktivitas yang optimal. Agar terlaksananya penerapan 5S secara baik, maka disusunlah Modul Penerapan 5S dan visual management dan safety di perusahaan untuk dijadikan acuan bagi pelaksana dalam upaya peningkatan produktivitas di perusahaan dan keselamatan kerja.

Upaya peningkatan produktivitas merupakan salah satu cara untuk menciptakan daya saing perusahaan menuju era globalisasi ekonomi dan perdagangan bebas. Dorongan keinginan perusahaan untuk mendapatkan hasil yang optimal dengan waktu yang relatif singkat sering dilakukan dengan cara-cara lompatan besar yang pada akhirnya menghabiskan dana yang cukup tinggi sehingga mampu untuk meningkatkan daya saing dengan perusahaan sejenis.

Usaha peningkatan produktivitas sama seperti membangun piramid, Fondasi harus diperkuat terlebih dahulu baru secara bertahap membangun tingkatan yang lebih tinggi, jika tidak piramida yang telah dibangun akan runtuh dalam waktu yang relatif singkat. Dengan menerapkan 5S Visual management dan Safety di Perusahaan maka keuntungan yang akan diperoleh meliputi :

  1. Tanpa Pemborosan (Zero Waste).
  2. Tanpa Kecelakaan Kerja (Zero Enjuri).
  3. Tanpa Kerusakan Mesin (Zero Break – Down).
  4. Tanpa Cacat (Zero Defect).
  5. Tanpa Penundaan Waktu (Zero Set Up Time).
  6. Tanpa Keterlambatan Pengiriman (Zero Late Delivery).
  7. Tanpa Keluhan Pelanggan ( Zero Customer Claim).
  8. Tanpa Kerugian (Zero Defisit).

Menciptakan tempat kerja terbaik dengan prinsip kaizen (perbaikanberkesinambungan). Bekerja tidak dengan kata-kata tetapi dengan tindakan yang nyata di lingkungan kerja. Menggugah tanggung jawab setiap orang di tempat kerja. Mengubah cara berpikir dan perilaku pribadi ke arah kienerja yang baik dan positif. 5S Visual manajemen & Safety Sebagai ilmu perilaku perbuatan lebih meyakinkan daripada kata-kata. Sebagai barometer manajemen.

perusahaan yang lancar dikendalikan oleh setiap orang.Sebagai falsafah manajemen dan Sebagai sasaran utama produktivitas.

SASARAN
Setelah mengikuti workshop ini, para peserta diharapkan mampu:

  • Memahami KAIZEN dan Falsafah Dibaliknya
  • Menyadari pentingnya Tempat Kerja (GEMBA)
  • Memahami Pentingnya keselamatan kerja
  • Memahami Konsep 5S dan Manfaat Program 5S
  • Memahami langkah-langkah Implementasi 5S di pabrik
  • Memahami dan mampu melakukan perbaikan Visual management di tempat kerja
  • Mempersiapkan Penerapan Konsep 5S di Perusahaan

AGENDA HARI KE. 1

  • 08.30 – 10.00           5S Fundamental : Foundation for Operation  Excellence
  • 10:00 – 10:15          Cofee Break
  • 10:15 – 12:00          Management & Strategy of 5S Implementation
  • 12:00 – 13:00          Lunch
  • 13:00 – 14:30          5S Implementation S1 – Seiri dan  S2 – Seiton
  • 14:30 – 14:45          Cofee Break
  • 14:45 – 16:15          5S Implementation – S2 – Seiton dan S3 – Seiso / Resik
  • 16:15 – 16:30          Evaluasi & Feedback

AGENDA HARI KE. 2

  • 08:00 – 08:30          Review of Day 1
  • 08.30 – 10.00           5S Implementation – S4 – Seiketsu dan S5 – Shitsuke
  • 10:00 – 10:15          Cofee Break
  • 10:15 – 12:00          Implemetation 5S Safety
  • 12:00 – 13:00          Lunch
  • 13:00 – 14:30          Implementasi visual management
  • 14:30 – 14:45          Cofee Break
  • 14:45 – 16:15          Coaching Clinic 5S, Visual management & Safety Implementation
    • Action Plan
  • 16:15 – 16:30          Evaluasi & Feedback

FACILITATOR
Surachman. ST.,MT
Adalah Profesional konsultan yang telah memiliki pengalaman sebagai praktisi industri lebih dari 22 tahun. Serta lebih dari 7 tahun sebagai konsultan manajemen, yang telah membantu banyak perusahaan Nasional dan Multinasional dalam program peningkatan daya saing perusahaan. Diharapkan dengan wawasan dan pengalaman yang luas dari para instruktur akan memberikan wawasan, inspirasi dan kompetensi baru bagi para peserta training sehingga nantinya dapat diterapkan diperusahaan tempatnya bekerja.
Surachman memiliki latar belakang Sarjana Teknik Mesin, dan Magister Teknik Industri, Sebagai lulusan AOTS Association for Overseas Technical Scholarship Japan. Yokohama Kenshu center pada bidang Quality Improvement

Berpengalaman pada dunia industri manufaktur, Jabatan terakhir adalah Dept Manager Quality Management dan Management Refresentative pada sebuah perusahaan multinasional,

Berpengalaman dalam proses pengembangan, Managerial Skill, TPM Quality Management System ISO 9001:2000, ISO TS 16949, Environment Management System 14000:2004, Business & Organization Excellence, Performance Management (Key Performance Indicator), Supplier Development, 5S, Quality innovation, dan Total Quality Management System.

Training Fee
Rp. 5.525.000 Full Fare
Rp. 5.150.000 On The Spot
Rp. 4.650.000 Early Bird
Rp. 4.450.000 Group

Bagikan:

KONTAK CEPAT

Tags

Avatar photo

 

Jika ada kebutuhan Inhouse training atau kelas khusus silahkan hubungi 0851-0197-2488 / 0899-8121-246 Petrus Soeganda. Untuk mengundang Petrus Soeganda sebagai Pembicara Internet Marketing

Training K3 Rumah Sakit

Jadwal Training

Training K3 Rumah Sakit Tanggal Jakarta, 18-19 May 2011 Bandung, 19-20 Juli 2011 Jam Pelaksanaan 08.00 – 16.00 WIB Kasus kecelakaan kerja dirumah sakit akhir-akhir ... Baca Selengkapnya

Training K3 Rumah Sakit

Jadwal Training

Training K3 Rumah Sakit

Tanggal
Jakarta, 18-19 May 2011
Bandung, 19-20 Juli 2011

Jam Pelaksanaan
08.00 – 16.00 WIB

Kasus kecelakaan kerja dirumah sakit akhir-akhir ini cukup heboh menjadi pembicaraan public. Berbagai faktor dan sebab dari kurang pengetahuannya sumber daya rumah sakit terhadap keselamatan, juga disebabkan karena kurangnya fasilitas safety yang memadai. Oleh karena itu K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) bagi pekerja di rumah sakit dan fasilitas medis lainnya perlu diperhatikan sedemikian rupa begitu pula penanganan faktor potensi berbahaya yang ada di rumah sakit serta metode pengembangan program K3 disana perlu dilaksanakan, seperti misalnya perlindungan baik terhadap penyakit infeksi maupun non-infeksi, penanganan limbah medis, penggunaan alat pelindung diri dan lain sebagainya.

Sosialisasi pentingnya K3 di rumah sakit salah satunya bisa dilakukan dengan mengikutsertakan seluruh sumber daya manusia yang ada untuk mengikuti Training K3 Rumah Sakit. Untuk terlaksananya program K3 dan dapat dilaksanakan dengan baik, maka pihak manajemen rumah sakit perlu memahami berbagai hal yang terkait dengan K3. Menindaklanjuti kebutuhan pemahaman terhadap Kesehatan dan Keselamatan Kerja Rumah Sakit tersebut, dalam training ini akan menjawab permasalahan-permasalahan yang terkait K3 di rumah sakit, tidak hanya dari aspek pengelolaannya saja, akan tetapi lebih meningkatkan profesionalisme SDM yang ada di rumah sakit, sehingga diharapkan para SDM RS tersebut lebih peka dan kreatif dalam implementasi K3 di rumah sakit. Dengan penerapan K3 rumah sakit yang baik dan benar tersebut maka berbagai kasus-kasus kecelakaan kerja dapat diminimalisasi, produktivitas pekerja dapat ditingkatkan dan pada akhirnya dapat meningkatkan profit bagi rumah sakit

Tujuan Pelatihan

  • Peserta mampu melakukan identifikasi risiko seperti faktor fisik, kimiawi serta biologis, bekerja di rumah sakit serta fasilitas medis lainnya.
  • Peserta mampu mengembangkan upaya kontrol terhadap faktor risiko yang teridentifikasi di Rumah Sakit.
  • Peserta mampu mengembangkan program pencegahan seperti menetapkan alat pelindung diri yang diperlukan.
  • Peserta mampu mengembangkan program pemeriksaan kesehatan yang sesuai dengan jenis pekerjaan (“job-related”)
  • Peserta mampu untuk mengelola Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Rumah Sakit
  • Peserta mampu membuat, mendokumentasikan serta merencanakan program-program K3 untuk disosialisasikan di masing-masing instansi demi meningkatkan kepuasan dan kepercayaan pelanggan
  • Peserta mampu merencanakan dan melakukan perbaikan terkait dengan sarana dan prasarana safety di rumah sakit serta mampu mengefektifkan kegunaanya semaksimal mungkin dalam menangani sekaligus mencegah timbulnya kecelakaan kerja di rumah sakit

Outline :

  • Peraturan dan perundang-undangan K3 Rumah Sakit
  • Dasar-dasar dan prinsip K3
  • Pengenalan Sistem K3 Rumah Sakit
  • Penyusunan programK3 Rumah Sakit
  • Identifikasi dan penilaian serta pengendalian resiko bahaya di Rumah Sakit meliputi: Bahaya Fisik, bahaya kimia, bahaya biologi, bahaya fisiologi, bahaya psikologi dan lain sebagainya.
  • Penanganan dan perawatan medis terkait dengan resiko bahaya yang ditimbulkan (Tabung Gas Bertekanan, Jarum Suntik, Panel Listrik etc)
  • Penggunaan alat pelindung diri (APD ) terkait dengan bidang medis (Masker, Sarung Tangan, Kaca mata, etc
  • Laboratory safety
  • Penanganan bahan-bahan kimia (cair/padat) yang mudah terbakar dan meledak
  • Penanganan dan pengolahan limbah Rumah Sakit

Metode Pelatihan
Pelatihan menggunakan sistem pembelajaran partisipatif dan metode pengajaran  dengan cara yang atraktif dan interaktif dengan metode:

  1. Pemaparan materi
  2. Tayangan film K3
  3. Ice breaking
  4. Pre & post Test
  5. Quiz dengan cinderamata yang menarik

Who Should Attend :

  • Pengurus dan Anggota P2K3 Rumah Sakit
  • Tenaga Kerja di Rumah Sakit yang terkait dengan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Rumah Sakit, seperti :
    • Anggota P2K3
    • Managers dan supervisors
    • Dokter dan Petugas medis lainnya.
    • Human resources managers
    • Karyawan Lain yang  bertanggung jawab dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Rumah Sakit.
  • Akademisi / Mahasiswa / Fresh Graduate yang ingin mendalami mengenai penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Rumah Sakit
Pembicara
Linda Saraswati, ST, MM

Berpengalaman 13 tahun dalam bidang Food Safety, Quality & HSE Management System di berbagai Industri baik  Food & Bevarage, Manufacturing, Consultancy Services serta Oil & Gas seperti Garuda Food, Surveyor Indonesia, Keramik Diamond Industries, Imeco Inter Sarana, EJJV Engineering Indonesia dan Oilfield Petroleum Inspection.

Chemical Engineer dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan Magister Manajemen, telah mendapatkan sertifikasi Lead Assessor dari IRCA (Internation Registered Certified Auditor).

Aktif memberikan training dan konsultasi di bidang Sistem Manajemen Keselamatan Pangan ISO 22000, & HACCP, Sistem Manajemen QHSE (ISO 9001, ISO 14001, OHSAS 18001, ISO TS 16469, ISO TS 29001), CSMS Oil & Gas, Environmental (Waste Management),  Auditing Skill,  Productivity & Human Resource Development di berbagai perusahaan baik secara in house ataupun public.

 

Bagikan:

KONTAK CEPAT

Tags

Avatar photo

 

Jika ada kebutuhan Inhouse training atau kelas khusus silahkan hubungi 0851-0197-2488 / 0899-8121-246 Petrus Soeganda. Untuk mengundang Petrus Soeganda sebagai Pembicara Internet Marketing

Training Sertifikasi : HIPERKES dan Keselamatan Kerja Bagi Paramedis Perusahaan

Jadwal Training

Training Sertifikasi : HIPERKES dan Keselamatan Kerja Bagi Paramedis Perusahaan Tanggal 9-11 Januari 2019 Tempat AYANA Midplaza / Grand Tropic Suites, Jakarta KURIKULUM PELATIHAN TELAH ... Baca Selengkapnya

Training Sertifikasi : HIPERKES dan Keselamatan Kerja Bagi Paramedis Perusahaan

Jadwal Training

Training Sertifikasi : HIPERKES dan Keselamatan Kerja Bagi Paramedis Perusahaan

Tanggal
9-11 Januari 2019

Tempat
AYANA Midplaza / Grand Tropic Suites, Jakarta

KURIKULUM PELATIHAN TELAH SESUAI DENGAN S N I – PUSAT HIPERKES JAKARTA

Dalam bidang kesehatan kerja kita mengenal suatu pendekatan pencegahan penyakit akibat kerja yang disebut hygiene industri atau Hiperkes (Hygiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja). Hiperkes adalah lapangan ilmu kesehatan dan keselamatan kerja yang mengurusi problematik kesehatan dan keselamatan pekerja secara menyeluruh.

Menyeluruh memiliki maksud bahwa setiap perusahaan melalui organisasinya harus berperan proaktif dalam menyelenggarakan usaha-usaha preventif untuk menyelesaikan segala problema kesehatan dilingkungan kerja, mengidentifikasi dan mengendalikan potensi bahaya yang ada selain untuk mencegah Penyakit Akibat Kerja (PAK) serta memantau pelaksanaan program K3 lainnya.

Pentingnya sertifikasi kesehatan kerja atau hiperkes bagi dokter dan perawat perusahaan diatur pemerintah melalui PERMENAKERTRANS No. 01 tahun 1976 tentang Wajib Latih Hiperkes bagi dokter perusahaan dan PERMENAKERTRANS No. 01 tahun 1979 tentang wajib Latih Hiperkes bagi paramedis perusahaan.

TUJUAN PELATIHAN

  • Untuk mendapatkan sertifikasi sebagai Paramedis HIPERKES.
  • Untuk meningkatkan derajat kesehatan dan keselamatan kerja perusahaan dan sebagai pemenuhan peraturan perundangan.

MATERI PELATIHAN

  1. Peraturan perundangan dan kebijakan di bidang K3
  2. Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja dan audit internal dan manajemen risiko di tempat kerja
  3. Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3)
  4. Program pelayanan kesehatan kerja
  5. Penyakit Akibat Kerja (PAK) dan system pelaporan
  6. Promosi kesehatan kerja dan Pencegahan HIV/AIDS di tempat kerja
  7. P3K di tempat kerja
  8. Ergonomi dan Fisiologi Kerja
  9. Program rehabilitasi di tempat Kerja
  10. Psikologi industry
  11. Pengelolaan Makanan di tempat kerja
  12. Program Keselamatan kerja dan alat pelindung diri
  13. Kecelakaan kerja dan system pelaporan
  14. Tanggap darurat kebakaran di tempat kerja
  15. Hygiene industry (factor fisik, factor kimia,factor biologi)
  16. BPJS ketenagakerjaan dan kesehatan
  17. Walkthrough Survey dan Seminar Hasil survey

SERTIFIKASI

Sertifikat Hiperkes dikeluarkan oleh Pusat K3 (Depnakertrans) Jakarta akan diberikan kepada mereka yang lulus ujian dengan nilai minimal 60%, paling lambat 1 bulan setelah pelatihan.

Bagikan:

KONTAK CEPAT

Tags

Avatar photo

 

Jika ada kebutuhan Inhouse training atau kelas khusus silahkan hubungi 0851-0197-2488 / 0899-8121-246 Petrus Soeganda. Untuk mengundang Petrus Soeganda sebagai Pembicara Internet Marketing

Hazard Identifiaction Risk Assessment (JAKARTA)

Jadwal Training

Hazard Identifiaction Risk Assessment (JAKARTA) Tanggal 9-10 Januari 2019 Tempat Aryaduta Hotel Semanggi / The Park Lane Hotel / Kafe Pisa Menteng Fee : Rp ... Baca Selengkapnya

Hazard Identifiaction Risk Assessment (JAKARTA)

Jadwal Training

Hazard Identifiaction Risk Assessment (JAKARTA)

Tanggal
9-10 Januari 2019

Tempat
Aryaduta Hotel Semanggi / The Park Lane Hotel / Kafe Pisa Menteng

Fee :
Rp 3.850.000 – Group
Rp 4.050.000 – Early Bird
Rp 4.550.000 – On The Spot
Rp 4.925.000 – Full Fare

Risk assessment merupakan hal yang wajib di pelajari bagi semua praktisi industri untuk seluruh level / posisi. Kenapa demikian ? Karena di setiap lini pekerjaan di pastikan mempunyai resiko dari setiap aktifitas yang ada. Pemahanan setiap orang dalam memahami resiko bahaya dari pekerjaan akan menentukan proses penanggulangan yang akan di lakukan.

Pekerjaan rutin yang di kerjakan setiap saat haruslah dilakukan proses HIRA (hazard identification & risk assessment), dari proses ini maka bisa di lakukan prioritas cara penanggulangan, baik secara engineering, system prosedure maupun proteksi menggunakan PPE (alat pelindung diri). Pekerjaan yang sifatnya tidak rutin, maka di perlukan permit to work yang di dalamnya sudah mengandung proses risk assessment terlebih dahulu.

Begitu pula di dalam document CSMS (contractor safety management system), proses dasar yang dilakukan dalam tender pekerjaan adalah Risk Assessment, yaitu menganalisa resiko dari pekerjaan tsb, yang kemudian akan di tentukan kualitas kontraktor yang akan di pilih.

Risk assessment bisa di lakukan melalui JSA (jobs safety analysis), bisa juga di lakukan melalui TRA (task risk assessment), yang sifatnya lebih detail dan lebih terperinci.

Tujuan

  • Peserta bisa melakukan hazard identification
  • Peserta bisa memahami cara Risk assessment
  • Peserta bisa melakukan proses JSA
  • Peserta bisa menyiapkan program penanggulangannya

Outline satu hari

  1. Proses terjadinya kecelakaan kerja
  2. Identifikasi bahaya
  3. JSA (jobs safety analysis)
  4. Task Risk Assessment (TRA)
  5. Program kerja

Workshop Leader :
Purwadi, ST. MSi
Tenaga ahli dengan latar belakang praktisi, Selain aktif sebagai konsultan / trainer pelatihan juga berpengalaman sebagai praktisi kurang lebih 15 tahun bekerja di perusahaan manufacturing, Fabrication, Petrochemical  dan sekarang masih aktif sebagai praktisi  HSE di Industri Oil & Gas . sehingga pelatihan yang diberikan selalu up-date dan berdasarkan pengalaman sebagai praktisi.

Menangani konsultasi, training dan audit di berbagai perusahaan besar seperti Nusa Halmahera Gold Mining , Pertamina Talisman, Krakatau Engineering, Total Indonesia, Gobel Darma Sarana Karya, Agung Concern, PLTGU-PLN  Cilegon, PT.Commenwealth Steel, VICO, PT.Antam, KPC  dan lain lain.

 

Bagikan:

KONTAK CEPAT

Tags

Avatar photo

 

Jika ada kebutuhan Inhouse training atau kelas khusus silahkan hubungi 0851-0197-2488 / 0899-8121-246 Petrus Soeganda. Untuk mengundang Petrus Soeganda sebagai Pembicara Internet Marketing

Pengendalian Limbah B3

Jadwal Training

Pengendalian Limbah B3 Tanggal 10-11 Desember 2018 09-10 Januari 2019 Pukul 09.00-17.00 WIB Tempat Aryaduta Hotel Semanggi/Swiss-Belhotel, Jakarta Investasi Disertai dalam undangan training. Menurut Peraturan ... Baca Selengkapnya

Pengendalian Limbah B3

Jadwal Training

Pengendalian Limbah B3

Tanggal
10-11 Desember 2018
09-10 Januari 2019

Pukul
09.00-17.00 WIB

Tempat
Aryaduta Hotel Semanggi/Swiss-Belhotel, Jakarta

Investasi
Disertai dalam undangan training.

Menurut Peraturan Pemerintah No. 74 tahun 2001 dan No. 18 tahun 1999, Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dan limbah B3 adalah bahan/limbah yang karena sifat, konsentrasi atau jumlahnya berbahaya bagi tenaga kerja dan dapat membahayakan lingkungan. Upaya pengelolaan dan pengendalian B3 dan limbah B3 harus dilakukan untuk mencegah dan mengedalikan dampak lingkungan yang akan muncul sebagai konsekuensi atas penggunaan bahan ini.

Berbagai upaya dengan segala jenis metode yang diterapkan  dari setiap lembaga/industri mungkin sudah rutin dilakukan dan dikendalikan yang berhubungan dengan B3 ini, tetapi mungkin tetap saja memperoleh tantangan dari pihak-pihak yang berkepentingan. Tak jarang, aparat hukum dan media massa turut terlibat dengan isu B3 ini yang berakibat pada konflik in interest. Bagaimana mengatasi keadaan non-teknis ini menjadi peluang bagi pengusaha untuk meminimalkan budget pengelolaan yang sesuai dengan peraturan??

Pelatihan ini sedikit akan membahas B3, limbah B3 dan porsi terbesarnya adalah untuk mengetahui teknik pengendalian B3 ditinjau dari segi hokum. Dalam pelatihan ini juga akan diberikan panduan teknis supaya tenaga kerja di lapangan dapat melakukan penanganan B3 dengan aman, efisien dan berkenan dengan peraturan yang berlaku sehingga beban financial dapat dikontrol dengan lebih terperinci. Selama session pelatihan, peserta juga akan memperoleh contoh-contoh kasus untuk memperdalam pengetahuan dalam mengelolah B3 dan limbahnya.

Target peserta: Staff/Operator produksi, Environment Officer, K3/safety officer, Staff purchasing, petugas laboratorium dan profesional lainnya yang terlibat dalam pengelolaan administrasi dan teknis B3 dan limbah B3.

Sasaran :

  1. Memahami B3, limbah B3 dan jenis-jenisnya menurut perundang-undangan yang berlaku
  2. Memahami karakteristik B3 dan limbahnya dengan identifikasi bahaya
  3. Memahami dan mengetahui cara penerapan simbol dan label B3 dan limbah B3 menurut standard yang berlaku
  4. Mengetahui teknik pengelolaan dan pengendalian B3 dan limbah B3 dengan efektif dan berbiaya murah.
  5. Memahami MSDS dan bagaimana cara mereplikasikannya dengan cara yang lebih sederhana.
  6. Mengetahui jenis-jenis alat K3 yang berhubungan dengan pengelolaan B3 dan limbah B3.

Pokok Bahasan:

  1. Diskusi dan pemahaman singkat:
    • B3 dan limbah B3 menurut peraturan perundang-undangan
    • Peraturan lain yag terkait
    • Simbol dan label
  2. Karakteristik B3 dan limbah B3 dan bagaimana Identifikasi bahayanya.
  3. Teknik da metoda Pengendalian B3 dan limbah B3
    • Pengendalian teknis/operasional
    • Kisah sukses penerapan metode yang ramah serta tidak mencemari lingkungan
    • Pengendalian dokumen B3 dan limbah B3
    • Pemahaman dan cara Pemakaian Alat Pelindung Diri yang benar
  4. Lembar Material Safety Data Sheet (MSDS)
    • Memahami MSDS
    • Informasi apa saja yang patut dimengerti dan mengetahui cara penginformasiannya yang efektif.
    • Contoh-contoh
  5. Penanganan Limbah B3
    • Persyaratan teknis dan administrasi pengelolaan limbah B3
    • Penanganan limbah B3 menurut konsep “from cradle to grave”
    • Informasi usaha terkait Pengelolaan Limbah Industri di Indonesia

Metode Pelatihan
Pelatihan ini akan dilakukan dengan metode interaktif yang menyerupai semi-workshop dimana peserta akan langsung diajak mendiskusikan setiap topic yang disajikan, diberi contoh aplikasi terkini dan telah teruji, serta sharing informasi tentang hal-hal yang bersifat praktis dan administrasi dalkam usaha pengelolaan B3 dan limbah B3.

Facilitator :

Encep Heryani, M.Si

Encep Heryani adalah lulusan dari Universitas Pakuan Bogor Jurusan biologi dan AKTA IV Jakarta dan menyandang gelar terakhir Magister Sains (M.Si). Berangkat karir dari bawah mulai tahun 1986 sebagai analis mikrobilogi selama 17 tahun di perusahaan baby milk formula yang ada di Citeureup Bogor, kemudian bekerja di perusahaan susu infant formula lisensi Jepang menjabat Supervisor Quality Assurance selama 3 tahun dan lanjut memimpin Quality selama 8 tahun dan terakhir Memimpin Produksi di perusahaan makanan kesehatan untuk orang diabet sampai tahun 2018.

Di Perusahaanya menjadi karyawan teladan dan fasilitator terbaik continuos improvement, meraih prestasi terbaik dalam kontes practical problem solving, the best trainer and author education and training. Dan sebagai anggota PERMI (Perhimpunan Mikrobiologi Indonesia)

Encep Heryani, dari tahun 1986 sampai dengan sekarang adalah sebagai praktisi di perusahaan, hampir 100 training pernah diikuti baik training dalam negeri maupun di luar negeri (Singapura dan Japan), sebagai Auditor TPM Autonomous Maintenance juga Auditor 5S/5R, SJH, GM5P, ISO 9001 dan 22000, SMK3 dll. Sebagai Trainer dari tahun 2015 dengan materi Trainer  kurang lebih 41 judul yang berkaitan dengan Pengendalian dan pengawasan Mutu Pangan, Analisis data Lab, Pengendalian dan persyaratan dokumen, Penanganan limbah, Validasi, Safety/K3 laboratorium, TPM, Halal, analisis mikrobiologi, kaizen, dll.

 

Bagikan:

KONTAK CEPAT

Tags

Avatar photo

 

Jika ada kebutuhan Inhouse training atau kelas khusus silahkan hubungi 0851-0197-2488 / 0899-8121-246 Petrus Soeganda. Untuk mengundang Petrus Soeganda sebagai Pembicara Internet Marketing

Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K)

Jadwal Training

Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) Amaris Hotel La Codefin Kemang / Hotel Santika Premiere Hayam Wuruk , Jakarta, 11 Dec – 12 Dec 2018 (09:00 ... Baca Selengkapnya

Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K)

Jadwal Training

Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K)

Amaris Hotel La Codefin Kemang / Hotel Santika Premiere Hayam Wuruk , Jakarta,

11 Dec – 12 Dec 2018
(09:00 – 17:00 WIB)
Early Bird : Rp. 4.350.000,-

Salah satu regulasi terbaru terkait dengan K3 adalah Peraturan Menteri Tenaga Kerja & Transmigrasi RI No. PER15/MEN/VIII/2008 tentang Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) di tempat kerja pada Bab 2, Pasal 3, ayat 1 & 2 sebagaimana ayat 1 yang berbunyi :

“ Petugas P3K di tempat kerja sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat 1 harus memiliki lisensi dan buku kegiatan P3K dari kepala Instansi yang bertanggung dibidang ketenagaakerjaan”

Dan ayat 2 yang berbunyi: “Untuk mendapatkan lisensi sebagai mana dimaksud pada ayat 1 harus memenuhi syarat – syarat sebagai berikut :

Bekerja pada perusahaan yang bersangkutan;
sehat jasamani dan rohani;
bersedia ditunjuk menjadi petugas P3K; dan
memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar di bidang P3K di Tempat kerja yang dibuktikan dengan sertifikat pelatihan

Guna dapat mengantisipasi terjadinya gangguan kesehatan yang mendadak dan kecelakaan kerja diperlukan pedoman Undang-undang No. 1 tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. Per. 03/Men/1982 tentang Pelayanan Kesehatan Kerja.

Untuk dapat ditunjuk sebagai Petugas P3K di tempat kerja oleh perusahaan, petugas P3K tersebut perlu mendapatkan pelatihan dengan kurikulum yang sesuai dengan Permenakertrans No. 15/MEN/VIII/2008 tentang Pertolongan Pertama Pada kecelakaan (P3K) di Tempat Kerja.

TUJUAN PELATIHAN

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pengertian dan pemahaman mengenai pelaksanaan P3K di tempat kerja dan juga meningkatkan ketrampilan dalam melakukan pertolongan pertama terhadap penyakit mendadak dan kecelakaan kerja.

MATERI PELATIHAN

  1. Peraturan perudangan yang berkaitan dengan Pertolongan Pertama Pada kecelakaan (P3K)
  2. Dasar – dasar Kesehatan Kerja
  3. Dasar – dasar Pertolongan Pertama Pada kecelakaan (P3K)
  4. Anatomi dan Faal tubuh manusia
  5. Pedoman Penyediaan Fasilitas P3K
  6. Bahaya dan Penanganan terhadap sengatan panas, keracunan, paparan bahan kimia, kejang.
  7. Gangguan lokal (luka, perdarahan, luka bakar, patah tulang) dan tindakan pertolongannya.
  8. Gangguan Kesadaran dan tindakan pertolongannya
  9. Gangguan Pernafasan dan tindakan pertolongannya
  10. Gangguan peredaran darah dan tindakan pertolongannya
  11. Resusitasi jantung paru
  12. Evakuasi korban (Prosedur dan Para pengangkutan korban)
  13. P3K pada keadaan tertentu (P3K pada kecelakaan diruang tertutup/terbatas dan P3K sengatan listrik)
  14. Praktek
  15. Metode Pelatihan
  16. Ceramah, diskusi & praktek

FACILITATOR
dr. Evi Fitriah, S.Ked.
Sertifikat HIPERKES (Higiene Perusahaan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja) 2014

Instruktur Inhouse Petugas P3K
PT MITRAPACK ERA MANDIRI (Jababeka Cikarang), PT Coca-Cola Amatil Indonesia (Cibitung), PT Mondelez Indonesia (Jababeka II Cikarang), PT Pz Cussons Indonesia (Tanggerang), PT Andalan Furnindo, (Marunda Bekasi), PT Sumareccon (Kelapa Gading Jakarta), PT HM Sampoerna Tbk (Kawasan Industri International Center Karawang (2), PT Clarian Adsorben Indonesia, PT Prakarsa Alam Segar (Mie Sedap), PT HM Sampoerna Tbk (Morrish Indonesia), PT Prakarsa Alam Segar (Wings Group), PT Sayap Mas (Wings Group)

Pelatihan :
Higiene Perusahaan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (HIPERKES ), Pelatihan Nasional Manajemen Organisasi Pengurus IDI Cabang (Balai Besar Pelatihan Kesehatan Jakarta, Kementrian Kesehatan RI), Pelatihan Majelis Disiplin Kedokteran Indonesia (MAJELIS KOMITE DISIPLIN KEDOKTERAN INDONESIA & IDI Jawa Barat), RTD: Clinical Application of High Sensitive D-Dimer, Examination in VTE Exlution, Penatalaksanaan Therapi Terkini pada Penderita Diabetes Melitus dan Hipertensi, Kalbe Akademia: Acute Coronary Syndrome, Dyslipidemia, Hypertension, and Meal Planning, Workshop Risk and Benefit of Antidiabetic Drug (PT Kalbe Farma tbk), Penatalaksanaan Penyakit Kardiovaskuler (Laboratorium Klinik Prodia), dan lain-lain.

Pendidikan :
Pendidikan Keprofesian: RS Hasan Sadikin, Bandung (2000-2002)
Fakultas Kedokteran, Universitas Padjadjaran Bandung (1994-1999)

Training Fee
Rp. 4.150.000 ,- (REG for 3 person/more; payment before 4 Aug 2018)
Rp. 4.350.000 ,- (REG before 31 Jul 2018; payment before 4 Aug 2018)
Rp. 4.850.000 ,- (On The Spot; payment at the latest 14 Aug 2018)
Rp. 5.225.000 ,- (Full fare)

Bagikan:

KONTAK CEPAT

Tags

Avatar photo

 

Jika ada kebutuhan Inhouse training atau kelas khusus silahkan hubungi 0851-0197-2488 / 0899-8121-246 Petrus Soeganda. Untuk mengundang Petrus Soeganda sebagai Pembicara Internet Marketing

Authorised Gas Testing (BANDUNG)

Jadwal Training

Authorised Gas Testing (BANDUNG) TRAINING TIME : 19 Nov 2018-22 Nov 2018 03 Dec 2018-06 Dec 2018 VENUE Hotel Kagum Group Bandung (Golden Flower, Banana ... Baca Selengkapnya

Authorised Gas Testing (BANDUNG)

Jadwal Training

Authorised Gas Testing (BANDUNG)

TRAINING TIME :
19 Nov 2018-22 Nov 2018
03 Dec 2018-06 Dec 2018

VENUE
Hotel Kagum Group Bandung (Golden Flower, Banana Inn, Grand Seriti, Carrcadin, Amaroossa, Grand Serela, Gino Feruci, Verona Palace, Malaka, Zodiac Taurus)

TRAINING DURATION
4 days

OVERVIEW:
Gas tersting onvolves testing for oxygen, toxic and flammable gases using portable gas detection equipment and is an integral part of establishing safe system of work. The authorised gas testing (AGT) e-learning course covers: gas testing procedure and practices, the procedural requirements for gas testing, the teory of combustion, characteristics of gas mixtures and the use of portable gas testing equipment. The course provides the underpinning knowledge to support competence and when combined with the supplementary practical and workplace assessment, can provide a complete methode to achieve AGT certification.

WHO SHOULD ATTEND THIS TRAINING?:
The course is aimed at personnel who will be involved in gas testing activities, authorised gas testers or those requiring knowledge of gas testing practices.

FEATURES:

  1. Provides underpinning knowledge for the AGT1 unit of competence
  2. Proven generic course used by many leading oil and gas companies
  3. Case studies based on real life incidents
  4. Continous assessment throughout course
  5. Automatic remediation of incorrectly answered questions
  6. Interactive worked examples based on workplace scenarios
  7. High quality illustration-based animations
  8. Can be tailored to reflect a specific company’s procedures and methods
  9. Integrated trainee results management system

TRAINING MATERIAL OUTLINE:

  1. introduction to gas testing
    • Aims
    • Introduction
    • What is gas testing
    • Why is gas testing carried out
    • Case study
    • Who carries out gas testing
    • When is gas testing carried out
    • Terminology
    • Abbreviations
    • summary
  2. flammable gases
    • aims
    • the chemistry of fire
    • lower explosive limit
    • upper explosive limit
    • explosive range
    • common gases
    • explosions
    • explosions summary
    • summary
  3. toxic gases
    • aims
    • toxic gases & vapours
    • workplace exposure limit (WEL)
    • toxic gases
    • other toxic gases
    • detecting toxic gases
    • hydrogen sulphide (H2S)
    • characteristics of H2S
    • odour
    • concentration of H2S
    • effects of H2S on equipment
    • asphyxiants
    • long term health impacts
    • personal protective equipment – regulatory requirements
    • selecting PPE – controlling risks from hazardous gases
    • selecting PPE – fitting and ergonomic factors
    • use and maintenance of personal protective equipment
  4. properties  of gases
    • aims
    • gas clouds movement
    • gas behaviour
    • physical prperties
    • relative density
    • velocity
    • temperature
    • pressure
    • dispersion
    • enclosed areas
    • outdoor areas and open structures
    • summary
  5. portable gas detection equipment
    • aims
    • portable and personal gas detectors
    • types of portable and personal gas detectors
    • gas detector principles of operation
    • catalytic detectors – disadvantages
    • gas detectors principles of operation
    • infrared (IR) detectors – principles of operation
    • infrared (IR) detectors – advantages and disadvantages
    • inert atmospheres
    • portable gas detectors – sampling
    • when to use an aspirated detector
    • portable gas detectors – basic checks
    • portable gas detectors – general considerations
    • portable gas detectors – temperature effects
    • limitations of portable gas detectors
    • erratic indications
    • environments that affect readings
    • off-scale readings
    • aspirated detector tubes
    • aspirated detector tubes – operation
    • warning systems
    • flammable gas alarm limits
    • toxic gas alarm limits
    • oxygen  gas alarm limits
    • personal gas detector
    • fixed gas detectors
    • fixed gas detectors – positioning
    • summary
  6. gas testing procedures
    • aims
    • process plant
    • hazardous areas
    • zone 0
    • zone 1
    • zone 2
    • gas testing in support of work activities
    • the permit to work system – initial gas tests
    • the permit to work system – repeat gas tests
    • permit to work – continous gas monitoring
    • permit to work – validity of gas tests
    • practical gas testing
    • practical gas testing – evaluation
    • practical gas testing – considerations
    • practical gas testing – air movement
    • practical gas testing – HVAC flow paths
    • practical gas testing – dealing with a suspected leak
    • case study
    • limitations of protective systems
    • summary

INVESTATION PRICE/PERSON :  

  • Rp 8.500.000/person (full fare)  or
  • Rp 8.250.000/person (early bird, payment 1 week before training)  or
  • Rp 7.950.000/person (if there are 3 or more participants from the same company)

FACILITIES FOR PARTICIPANTS :

  1. Training Module
  2. Flash Disk contains training material
  3. Certificate
  4. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
  5. T-Shirt
  6. Backpack
  7. Training Photo
  8. Training room with full AC facilities and multimedia
  9. Lunch and twice coffeebreak everyday of training
  10. Qualified instructor
  11. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)

TRAINING INSTRUCTOR
Bambang Pamudji, B.Sc.,SE. has much real experiences, he is former Senior Health and Safety staff at PT. Pupuk Sriwidjaja,PUSRI(Urea Fertilizer Manufacturer) Palembang. He was born in Pasuruan East Java, 14 March 1950. He got his B.Sc in Public Health from APK Surabaya in 1971 and was graduated from Economic Management Sriwidjaja University, UNSRI, Palembang in 1996. He has certificates in Health, Safety, and Environment (HSE) from Depnakertrans RI/Institutions and Universities in Indonesia, institutions and Universities in UK, and National Safety Council. Experienced in setting up Health and Safety Management System documentation and its application. Experienced internal lead auditor SMK3 in PT. Pupuk Sriwidjaja, and External lead auditor SMK3 for Indonesian Association Fertilizer Producer. He has been teaching industrial training classes for many classes related to topics of his competencies, HSE. Many participants from many companies in Indonesia have participated in his training classes

 

Bagikan:

KONTAK CEPAT

Tags

Avatar photo

 

Jika ada kebutuhan Inhouse training atau kelas khusus silahkan hubungi 0851-0197-2488 / 0899-8121-246 Petrus Soeganda. Untuk mengundang Petrus Soeganda sebagai Pembicara Internet Marketing

Ahli K3 Kimia. Sertifikasi Kemenakertrans RI (Bandung/Jakarta/Yogyakarta)

Jadwal Training

Ahli K3 Kimia. Sertifikasi Kemenakertrans RI Tanggal 03 Dec 2018-15 Dec 2018 Durasi 120 jam pelajaran@45 menit atau 12 (dua belas) hari (jam 08.00 – ... Baca Selengkapnya

Ahli K3 Kimia. Sertifikasi Kemenakertrans RI (Bandung/Jakarta/Yogyakarta)

Jadwal Training

Ahli K3 Kimia. Sertifikasi Kemenakertrans RI

Tanggal

  • 03 Dec 2018-15 Dec 2018

Durasi
120 jam pelajaran@45 menit atau 12 (dua belas) hari (jam 08.00 – 17.00)

CAKUPAN MATERI

  1. KELOMPOK DASAR
    • Kebijakan K3 Nasional (2 JP)
    • Peraturan Perundang – Undangan K3 (UU no1 tahun 1970) (3JP)
    • Peraturan Perundang – Undangan K3 Bidang Kimia di Tempat Kerja (5JP)
    • Pengawasan Norma Kesehatan Kerja
  2. KELOMPOK INTI
    • Pengetahuan Dasar Bahan Kimia Berbahaya (5 JP)
    • Penyimpanan dan Penanganan Bahan Kimia Berbahaya (5 JP)
    • Higiene Industri (4 JP)
    • Pengantar Toksikologi Industri (2 JP)
    • Penyakit Akibat Kerja yang disebabkan Faktor Kimia (4 JP)
    • Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) Kimia ( 3 JP)
    • Sistem Klasifikasi dan Komunikasi Bahaya Kimia : Lembar Data Keselamatan Bahan (LDKB) dan Label (4 JP)
    • Pengenalan Bahaya dan Penilaian Risiko Kimia (4 JP)
    • Pengendalian Teknis Bahan Kimia Berbahaya (4 JP)
    • Pemantauan, Pengukuran, dan Evaluasi Pemaparan Faktor Kimia (4 JP)
    • Analisa Laporan Kecelakaan Kerja (3 JP)
    • Prosedur Keselamatan Kesehatan Kerja Bekerja di Ruang Terbatas (Confined Spaces) (3 JP)
    • Prosedur Inspeksi Industridan Instalasi Kimia (4 JP)
    • Pengelolaan Limbah Kimia (4 JP)
    • Rencana Tanggap Darurat Kimia (4 JP)
    • Pencegahan dan Pengendalian Korosi (4 JP)
    • Manajemen Alat Pelindung Diri (4 JP)
    • Pengendalian Bahaya Besar (Major Hazard Control) (5 JP)
  3. KELOMPOK PENUNJANG
    • Kelembagaan dan Keahlian K3 (3 JP)
    • Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja  (SMK3) dan Audit SMK3 (6 JP)
    • Praktek Lapangan (8 JP)
  4. EVALUASI
    • Teori (6 JP)
    • Seminar (6 JP)

INSTRUKTUR
instruktur training ini adalah praktisi dan akademisi dan dari Kemenakertrans RI

INVESTASI

  • Rp 9.500.000(bayar penuh) atau
  • Rp 9.250.000 , early bird,yang membayar 2 minggu sebelum training, atau
  • Rp 9.000.000, harga group,jika ada 3 peserta dari perusahaan yang sama

PERSYARATAN PESERTA
Berpendidikan sarjana, sarjana muda atau sederajat dengan ketentuan : sarjana dengan pengalaman kerja sesuai dengan bidang keahliannya sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun, sarjana muda atau sederajat dengan pengalaman kerja sesuai dengan bidang keahliannya sekurang-kurangnya 4 (empat) tahun.

FASILITAS UNTUK PESERTA

  1. Modul Training
  2. Flash Disk berisi materi training
  3. Lencana dan pin K3
  4. Sertifikat dari Kemenakertrans RI, kartu anggota K3 dan SKP(Surat Keputusan Penunjukkan dari Kemenakertrans RI)
  5. ATK: NoteBook dan Ballpoint
  6. T-Shirt
  7. Ransel
  8. Foto Training
  9. Ruangan Training fasilitas Full AC dan multimedia
  10. Lunch dan dua kali coffeebreak
  11. Instruktur yang qualified dari kemenakertrans RI dan dari praktisi serta akademisi
  12. Transportasi untuk peserta dari penginapan peserta ke hotel tempat training PP (jika minimal peserta dari satu perusahaan yang sama ada 4 peserta)

 

Bagikan:

KONTAK CEPAT

Tags

Avatar photo

 

Jika ada kebutuhan Inhouse training atau kelas khusus silahkan hubungi 0851-0197-2488 / 0899-8121-246 Petrus Soeganda. Untuk mengundang Petrus Soeganda sebagai Pembicara Internet Marketing

Chat dengan kami
CV INFO SEMINAR
0899-8121-246